Kamis, 27 Juni 2013

Upaya terencana mengarahkan perkembangan kependudukan di Indonesia


Tema : Upaya terencana mengarahkan perkembangan kependudukan
Created by : Raja Octhaviea Sari
Mengikuti  impian  mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan mengembangkan kualitas penduduk pada seluruh dimensi penduduk merupakan hal nyata yang sedang ditanggapi saat ini. Semua penduduk pastinya ingin mengarahkan perkembangan  penduduk setiap harinya semakin membaik. Ditambah lagi hal hal yang ihwal yang berkaitan dengan jumlah, umur, jenis kelamin, kelahiran, perkawinan, kematian dan sebagainya. Kualitas penduduk meliputi derajat kesehatan penduduk, pendidikan, pekerjaan, kecerdasan sebagai cerminan dasar dalam mengukur suatu kualitas. Apa hal itu bisa diwujudkan ?. Masing – masing individu selalu memikirkan pola-pola apa yang akan direncanakan dan dilaksanakan untuk membentuk perkembangan penduduk yang lebih baik terutama yang bisa memecahkan masalah akhir-akhir ini.
Masing - masing kita tahu bahwa kependudukan di Indonesia sangat luar biasa bukan ?. Peningkatan selalu naik dari tahun ke tahun, individu selalu menikmati kehidupan sebagai manusia yang bertaqwa,berbudaya, berkepribadian, berkebangsaan dan hidup layak. Setiap insan jika sudah tertanam hal – hal tersebut tentu saja tidak akan mempersulit masalah perkembangan penduduk ini. Karena semakin berkualitasnya suatu individu akan membawa pengaruh besar yakni memberikan wawasan pengetahuan yang lebih luas dengan melukiskan dan akan menjalankan ide ide yang terlintas agar masalah kependudukan bisa diatasi dengan secepat mungkin. Angka kelahiran meningkat sedangkan angka kematian kecil. Mengapa bisa? Karena bisa jadi masing-masing individu didalam suatu keluarga tidak menggunakan PIL  KB. Bukankah pemerintah atau media massa sudah mengantisipasi hal tersebut?. Sering kita lihat iklan-iklan yang beredar “Dua anak lebih baik’’.
 Para pembaca sekalian juga sering mendengar dan melihat bukan? Kenapa suatu ide yang cemerlang tersebut tidak kita terapkan.  Apa karena banyak yang mengatakan banyak anak banyak rezeki. Rezeki bisa datang kapan saja bukan? asal kita selalu menikmati dan mensyukuri nikmat tuhan. Bagian iklan tadi sudah termasuk upaya - upaya yang telah di buat untuk mengurangi perkembangan penduduk yang pesat. Apabila di analisis beranggapan bila tingkat kependudukan semakin pesat sedangkan banyak masyarakat yang penggangguran tentunya permasalahan baru akan muncul. Mau diberikan apa  makanan atau susu untuk anak-anaknya? Dan lagi-lagi ide ide cemerlang muncul yaitu dengan menciptakan membuka lapangan kerja yang diharapkan akan menjadi peluang bagi pengangguran. Tapi mengapa masih saja terjadi permasalahan yang demikian?

Pengangguran ada beberapa factor yang dapat dikategorikan penyebab dari pengangguran salah satunya tidak ada nya lapangan kerja dan terkadang faktor kemalasan. Padahal keluarga adalah alasan bagi kerja kerasnya. Mereka belajar menikmati keindahan hidup seperti para pemalas jiwa kedamaian jiwanya yang sangat memikat itu.  Kondisi kependudukan di Indonesia sekarang menempati jumlah penduduk ke 4 setelah Amerika Serikat. Selain jumlah penduduknya yang besar, luasnya negara kepulauan dan tidak meratanya penduduk membuat Indonesia semakin banyak mengalami permasalahan terkait dengan hal kependudukan. Masalah  – masalah yang timbul terkait besarnya jumlah penduduk (Over Population), tingginya tingkat pertumbuhan penduduk, dan persebaran penduduk tidak merata. Sehingga munculnya program imigrasi (perpindahan penduduk), itu dilakukan untuk mengurangi populitas suatu tempat dan pembagian agar tersebar merata. Kreatifitas masing-masing individu untuk memunculkan ide-ide baru diterima dan pastinya akan di pertimbangkan untuk mencari jalan terbaik agar masalah kependudukan di Indonesia dapat teratasi.  Pemerintah sudah berusaha sebisa mungkin  mengatasi masalah penduduk yang bersifat kuantitatif ini. Pemerintah harus dapat menjamin terpenuhinya kebutuhan hidup penduduk. Dengan kemampuan pemerintah yang masih terbatas masalah ini sulit diatasi sehingga berakibat seperti masih banyaknya penduduk kekurangan gizi makanan, timbulnya pemukiman yang kumuh. Penyedian lapangan kerja, sarana dan prasarana kesehatan dan pendidikan serta fasilitas social lainnya dengan kemampuan dana yang terbatas masalah ini cukup sulit diatasi, oleh karena itu pemerintah menggalakkan peran serta sector swasta untuk mengatasi masalah ini.
Secara nasional pertumbuhan penduduk  Indonesia masih relatif cepat  walaupun ada kecendrungan menurun. Keluarga bencana merupakan suatu usaha untuk membatasi jumlah anak demi kesejahteraan keluarga. Dalam program ini setiap keluarga dianjurkan mempunyai anak dua atau tiga anak saja ( keluarga kecil ). Tujuan pokok program keluarga berencana  yaitu menurunkan angka kelahiran, meningkatkan kesehatan ibu dan anak untuk mencapai keluarga yang sejahtera.

                Selain permasalahan timbulah pula manfaat dari jumlah penduduk yang besar tersebut yaitu penyediaan tenaga kerja dalam masalah sumber daya alam dan mempertahankan keutuhan Negara dari ancaman yang berasal dari bangsa lain. Solusi yang harus direncanakan sebenarnya sudah terencana bahkan sudah dijalankan dengan berbagai cara hanya saja kurang adanya daya atau kekuatan yang lebih untuk membentuk suatu kependudukan yang lebih baik. Diharapkan kedepannya perkembangan kependudukan di Indonesia akan membaik dan teratur sesuai yang diharapkan masyarakat Indonesia yang sangat mencintai bumi pertiwi ini.

Sabtu, 22 Juni 2013

sabtu malam via

Edisi : Sabtu Malam Via

Created by : Raja Octhaviea Sari
Malam ini adalah malam minggu pertama gue semenjak SD,SMP , ampe sekarang nih gw SMA. Baru pertama kali gue malam minggu. Dan malam ini rencananya gue mau lihat aria nari temen sekelas gue yang narinya mahir banget. Malam  ini gue perginya sama febri(Bukan temen sekelas gue). Yang gue herannya gue ketilang! Sekali lagi gue bilang gue ditilang ! *NGAPAIN GUE CERITAIN DULU DIAWAL YAA
 -___-
                Herannya gue gak peka sama keadaan, masak gue gak tahu kalo febri gak pakek helm. Sumpah hari ini gak ada feelling sama sekali. Awalnya gue udah nyampe di lokasi tempat aria (temen kelas gue) nari. Gue udah duduk nih terus jumpa ama temen2 lain( temen sekolah gue juga tapi gak sekelas). Setelah bincang-bincang lama dan akhirnya temen temen gue laperrrr. Gue juga laper sih. Dan akhirnya kami mutusin buat makan. Dan temen temen gue nih gengsi selangit gak mau makan didaerah sekitar maunya di cafĂ©. Sumpah kalo lapar gini pikiran udah kemana-mana. Dan akhirnya liat aria nari di pending !
Ditengah perjalanan  kami lewati berbagai macam bentuk kendaraan. Setelah keasyikan ngobrol dijalan pas didepan ada POLISI ! gue gk tau kalo itu polisi. Maklum mat ague minus 0,50. Dan parahnya bapak-bapak yang nongkrong disekitar jalan bilang ‘dek  kabur dek’ polisi razia. Polosnya juge udah didepan pos baru mau kabur. * MAMA TOLONGGG !! dan gue muter lagi kebelakang -..- kenapa gue gak lurus aja atau pura pura mati dijalan pasti gak ketangkep. Gue piker keadaan udah mulai aman dan ternyata si bapak polisi ngikuting gue.
Ehem …. Permisi dek ?! mana SIM nya STNK nya.
Anak usia 15 tahun kayak gue ada SIM ? enggaaaaaaa !!!
(waktu itu umur gue 15 tahun dan sekarang mulai masuk 16 tahun)
Heeee .. gak ada paak tu mau cari temen tadi bentar  *sambil garuk garuk
Iyaaa cari temennya tapi motornya tetep saya tangkap bawa ke pos. “kata pak polisi”
 Muka gue uda mulai pucat(sorry bukan sesak boker ya pucatnya). Febri lu kemana? Hah tuhan tolong ini temen kemana. Setelah lama-lama gue nelpon temen temen gue yang lain. Dan mereka dating. Kami dihakimi dipos, maklum baru kali ini berurusan sama polisi. Gue diem , febri diem , kami semua diem Cuma adit yang ngoceh nerangin.Kami mau ngajak damai tapi keadaan gak bias damai dan polosnya gue gue gak nelpon orang tua.Dan akhirnya motor gue ditangkep !
Apaaaa? Ini motor ambilnya tanggal 30 0ktober jadi maksudnya di bulan ulang tahun gue gue musti nangis karena motor ditahan. *Awalnya gue piker gue di jailin kayak di tv tv tu orang mau ulang tahun dijailin. Tapi enggaaaaaa !!!! ini beneran.
Sampai dirumah dengan dianter temen temen gue. Gue kaku ,muka gue pucat. Dan dirumah gue dimarah. Gue nangis kenapa gak jadi dijailin kayak ditv tv. Mala mini gue ngedenger radio tengah malam yang isi nya tentang tilang. Gue ngerasa tobat  mala mini , gue nangis dan mau buka diary gue. Tapi enggak jadi mau masuk kamar aja takutt !-____-
Keesokan harinya gue kesekolah gak pakek motor. Gue diantar ! dan rasanya menyakitkan banget jadi bahan bullyan orang disekolah. Dan berkat usaha orang tua gue akhirnya Hondanya balik lagi ke gue.
Semenjak kejadian itu gue selalu pakek helm. Yang mau nebeng gue musti pakek helm. Kalo gak gue gak mau tebengin !
Ini malam minggu gue .malam minggu pertama ditilang polisi -____-
TUNGGU MALAM MINGGU GUE SELANJUTNYA YA !
Sampe kapan malam minggu gue miris melulu. Tapi jangan kebanyakan lah o.0
MALAM MINGGU KE DUA …
Hai para bloggers sekalian pasti udah nunggu kan malam minggu selanjutnya apa yang terjadi kegue ? oke gue tahu dan gak perlu dijelasin lagi *sok iya
                Mala mini gue rencanya bareng temen-temen sekelas pengen jalan-jalan. Ngomong –ngomong soal jalan-jalan gak asik dong kalo gak makan-makan. Karena ada pepatah mengatakan hidup itu untuk makan . yak an ? lo cermati baik-baik. Terjemahin !!! Hidup itu buat makan . ternyata salah makan  itu untuk hidup bukan hidup untuk makan. Ngomong-ngomong soal temen gue punya temen namanya putrid,yani dan mega. Temen yang lain maaf ya namanya belum ditenarin diawal. Kami berempat adalah dari jalur PN-Tebing daerah perumahan kami untuk menuju ke alun-alun coastal. Gue naik hondanya sendiri gak ada yang mau nemenin L padahal gue kan baru selesai operasi. Masak gak ada yang merhatiin sih L *para bloggers pada nyorakin pasti. Ni orang alay banget yaa plis jangan curhat di tempat umum.
Oke gue lanjutin jadi gini nih gue perginya sama iis temen sekelas dia musti makek helm kalo gak? Jangan nanya lo pantengin malam minggu pertama gue noh apa alasannya. Hemm dan helm itu gue bawa dari rumah loh. *eng I eng :D
                Setelah nyampe di alun-alun coastal kami masih nunggu temen lagi nih > siwi, uji dan Alvin. Ni 3 cowok ngaret yaaa.katanya uda nyampe padahal keluar rumah aja belum .Modusin banget nih orang.
MENUNGGU !!! Hal yang ngebosenin banget kan. Kami para kaum hawa nunggu kaum adam nih uda perut keroncongan lagi L. Perut melilit -__ -. Setelah 5 menitan nungguin mereka dan akhirnya ,mereka tiba. Kami duduk disalah satu tempat makan. Mesan apa aja yang mau dimakan. Dan bayarnya sendiri sendiri. Lo musti tahu nasip anak sekolahan gimana tau kan? Duit masih dari orang tua kalaupun ada pasti nyolong duit tabungan dikit buat malmingan makan diluar. Makanan uda dipesan minuman juga tapi gak datang-datang. Cacing-cacing diperut uda main gendang kayaknya nyuri semua nutrisi.
Akhirnya makanan datang !
Kami semua makan dan kami kenyang. Perut kenyang hati pun senang *Catet !
Setelah makan dan mengurusi biaya makanan kami memutuskan buat naik sepeda malam-malam. Romantis bukan? Tapi sayangnya kami gak ada pacaran –pacaran. Cukup temen J
Kami balapan sama salah satu rombongan sepeda lain. Pengen sok-sokan.Garansi hidup gak ada juga. Udah puas main sepeda kami nyantai disekitar laut ditemani music melayu.Gak kerasa jam menunjukkan pukul 10. Rumah jauh lagi siapa yang pengen anterin? Gak ada kan -.-.kami pulang dan gue pulangnya sama putrid temen sekelas. Yaninya sendiri dan dia salah jalan. Pliss udah malam jangan main petak umpet ya kawan. Kayaknya dia sedikit ngambek dan kami ngerasa? Ngerasaaaaa biasa aja *parah
                Yani pulang duluan bloggers
Kami ditinggalin yeeeeeeeee ditinggalin temen sendiri !
Dan kejadian malam minggu terulang lagi. BAN MOTOR GUE BOCOR . ini udah malem jalan sepi banyak anak-anak lelaki dijalan. Kami takut untungnya gue berdua putrid dan kami masih aja sempet  bercanda. Gila bukan udah pulsa habis batre low lagi tapi putrid ada kesempatan dan menelopon ayahny. Kami ditolongin walau sedikit dicuekin sih.Uda pulang malem gak ada yang nganterin. Mana ketiga cowok tadi. Hambaar hidup ini gak ditolongin. Rasa kecewa adaa L tapi gakpapa emang uda takdirnya. Sesampai dirumah lagi-lagi diceramahin. Oke radio tengah malam dimulai ! segala cermah gue pantengin dari A-Z . Gue tau gue salah ya salah gak benar juga .
                Gue diem. Putri masih aja sms curhat masalah kejadian ban motor tadi. Dan akhirnya gue ketiduran.
Lagi lagi ngenes ngenes nyeeeesss malam  minggu gue !
TUNGGU MALAM MINGGU SELANJUTNYA !... PANTENGIN TERUS YA BLOGGERS, BLOG GUE J


                

cerpen pegadaian

Pegadaian Sahabat Keluargaku
created by : Raja Octhaviea Sari
Ayah hanyalah seorang karyawan yang penghasilannya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sedangkan Ibu hanyalah seorang Ibu rumah tangga yang selalu setia mendampingi Ayah dalam suka dan duka.
Beberapa waktu lalu, Ayah berkerja di sebuah Perusahaan Swasta di Kabupaten Karimun. Karena mengalami pengurangan tenaga kerja diperusahaan, Ayah temasuklah ke dalam daftar karyawan yang di PHK(Pemutusan Hubungan Kerja) oleh Perusahaan tersebut. Setelah kejadian itu perekonomian keluargaku mulai mengalami goncangan. Hal ini sangat terasa ketika Kakakku yang tertua mulai kuliah. Disitulah awal bermulanya permasalahan yang dihadapi oleh keluargaku.
Setiap bulan Ayah dan Ibu selalu kebingungan mencari uang untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari, ditambah dengan biaya kuliah Kakak yang sangat tinggi dan SPP ku yang selalu menunggak. Untuk menutupi kebutuhan tersebut, Ibu selalu meminjam uang kepada sanak saudaranya. Namun Karena terlalu sering meminjam uang yang pembayarannya belum dapat dipenuhi Ibu. Akhirnya mereka tidak mau lagi memberikan pinjaman. Ibu pun kehilangan tempat untuk mengadu dalam mengatasi kesulitan keuangan yang dihadapi oleh keluarga.
Suatu saat, ketika Ayah dan Ibu sudah tidak memiliki jalan keluar dalam mengatasi permasalahan keluarga, terfikirkan oleh Ayah untuk meminjam uang kepada rentenir yang bernama Pak Dayat dan hal itu disampaikan kepada Ibu. Pada awalnya Ibu tidak setuju karena Ibu tahu persis resiko yang akan dihadapi apabila berhubungan dengan seorang rentenir.Namun dengan berbagai alasan dan pertimbangan akhirnya Ibu menyutujui ide Ayah. Dengan uang pinjaman yang dipinjam dari Pak Dayat masalah keluargaku dapat teratasi sedikit. Uang spp Ku yang tertunggak berapa bulan dapat dilunasi. Ayah dan Ibu  juga dapat mengirim uang kuliah Kakak untuk beberapa bulan.
Hal ini tidak berlangsung lama karena pada saat jatuh tempo pembayaran hutang Pak Dayat, Ayah dan Ibu tidak mempunyai uang untuk melunasi hutang-hutang kami. Pada saat yang telah ditentukan Pak Dayat bersama beberapa algojonya datang kerumah mencari Ayah untuk meminta kembali uang yang dipinjam oleh Ayah yang disertai dengan bunganya yang sangat tinggi. Ayah dan Ibu meminta waktu kepada Pak Dayat untuk melunasi hutang-hutang mereka, namun Pak Dayat tidak mau mengerti dan terus memaksa. Pak Dayat pun berencana akan mengambil rumah satu-satunya yang kami miliki. Ayah dan Ibu pun terkejut, Ayah memohon dengan mengiba-iba kepada Pak Dayat agar memberikan waktu lagi kepada Ayah. Jika waktu yang diberikan tersebut Ayah belum juga bisa melunasi hutang-hutangnya maka dengan berat hati Ayah harus merelakan rumah kami untuk disita oleh Pak Dayat. Pak Dayat pun memberi waktu kepada Ayah selama seminggu untuk menepati janji Ayah.
Kini Ayah dan Ibu berusaha sekuat tenaga untuk mencari jalan keluar dari permasalahan yang dihadapi. Dengan keadaan Ayah dan Ibu seperti itu, Aku pun berusaha untuk mencari solusi. Akhirnya aku pun teringat kemarin Ibu pernah menjelaskanku tentang pegadaian yang mengatasi masalah tanpa masalah.Lalu. Aku pun mulai berbicara kepada Ibu, Ibu pun teringat juga dengan pegadaian. Aku mengusulkan kepada Ibu untuk meminjam uang kepegadaian saja, Usulanku pun Ibu setujui namun Ayah sepertinya tidak setuju. Ayah mulai berbicara yang sedari tadi diam. Bu, yang namanya kredit itu pasti bunganya akan tinggi juga, sedangkan hutang Pak Dayat belum kita lunasi sekarang kita berpikir untuk meminjam kepegadaian bagaimana kita bisa melunasi uang yang kita pinjam dari pegadaian? ”kata Ayah’’. Aku dan Ibu mencoba meyakinkan Ayah. Yah setidaknya untuk membayar pinjamannya kita bisa menyicil dan pihak pegadaian juga akan memberikan kebijakan kepada kita dengan memperpanjang masa jatuh tempo agar kita bisa melunasinya, lagi pula Ibu masih menyimpan beberapa perhiasan milik Ibu yang barangkali akan membantu masalah kita’’jelas Ibu kepada Ayah’’ Setelah mendengar penjelasan Ibu, Ayah pun setuju dan mempercayai masalah keuangan kami kepada pegadaian.
 Keesokan harinya Ayah dan  Ibu pergi kepegadaian dengan membawa surat tanah dan beberapa perhiasan milik Ibu. Setelah mengajukan beberapa persyaratan seperti fotocopy KTP,surat tanah,dan beberapa perhiasan diserahkan kepada petugas pegadaian. Ayah dan Ibu pun menerima sejumlah uang yang cukup untuk melunasi hutang kami. Setelah pulang dari pegadaian Ayah langsung menemui Pak Dayat untuk melunasi hutang-hutang kami. Kini Ayah tidak ada hubungan hutang lagi dengan Pak Dayat. Ayah pun kembali kerumah dengan perasaan lega. Sesampainya dirumah, Ayah menceritakan rencananya untuk membuka usaha sebuah warung kecil-kecilan didepan rumah dari sisa uang yang masih ada. Ibu pun setuju dengan ide Ayah.

Setiap bulan Ayah dan Ibu menyicil untuk membayar pinjaman di pegadaian. Pada saat orang tuaku tidak mampu menebus barang-barang yang di jaminkan di pegadaian. Pegadaian memberi solusi dengan memberi pembayaran biaya bunga administrasinya saja dengan memperpanjang masa jatuh temponya. Hal ini sangat membantu Ayah dan Ibu. Kini pegadaian menjadi kata yang tidak asing dalam keluargaku. Ia selalu menjadi pilihan bagi orang tuaku. Bagi orangtuaku pegadaian merupakan teman yang dapat membantu mereka menghadapi permasalahan ekonomi yang selalu dihadapi tanpa membebani dengan bunga dan resiko yang tinggi. Keberadaan pegadaian selain memberikan manfaat  yang dirasakan oleh keluargaku juga dapat dirasakan oleh  masyarakat lain yang juga sedang mengatasi masalah ekonomi mereka, disaat beberapa lembaga keuangan lainnya berada dalam situasi yang tidak menguntungkan. Kini pegadaian selalu ada disetiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Karimun. Hal ini dilakukan oleh pihak pegadaian untuk mempermudah langkah masyarakat Kabupaten Karimun untuk melangkahkan kaki mereka ke pegadaian untuk mengatasi masalah ekonomi mereka.